Peran Bioinformatika Dalam Desain Kandidat Molekul Obat

Gita Syahputra

Sari


Seiring perkembangan zaman dan pesatnya perkembangan teknologi internet hampir di seluruh dunia, membantu kemudahan masyarakat mendapatkan berbagai informasi ilmiah. Bioinformatika adalah ilmu interdisiplin yang menerapkan teknik komputasi untuk memecahkan masalah keilmuan seperti kimia, biologi, kedokteran, farmasi, yang dipecahkan dalam metode statistika dan matematika. Paulien Hogeweg merupakan tokoh yang menciptakan istilah bioinformatika pada tahun 1970. Perkembangan bioinformatika yang awalnya hanya menitikberatkan pada informasi sekuens DNA kini berkembang pesat dengan munculnya cabang – cabang ilmu terkait dengan bioinformatika, seperti biofisika, kimia komputasi, medikal komputasi, dan lain - lain. Salah satu pemanfaatan bidang bioinformatika adalah dapat diaplikasikan untuk mendesain kandidat molekul obat (drug design).


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Biotrends Indexed By :

 

 

 

 





Statistic Counter